Mertua Laporkan Menantu karena Masuk Perkarangan Rumahnya, Sakit Hati Putrinya Ditelantarkan

Usut punya usut, ternyata menantu tersebut sudah setahun meninggalkan istrinya tanpa kejelasan. Bahkan sekian lama tanpa kabar, memaksa mertuanya melaporkan ke polisi pada Sabtu 23 Januari 2021. Sebelum laporan dibuat, terlapor sempat datang ke rumah keluarga istri yang ada di kawasan Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, tetapi tidak diizinkan masuk lantaran setelah satu tahun tidak memberi kabar.

Sempat terjadi keributan kala itu sebelum akhirnya memutuskan terlapor pergi. Kuasa hukum pelapor, Evan Yuliandri SH, mengatakan pihaknya melaporkan terlapor lantaran sudah memasuki pekarangan rumah kliennya tanpa hak pada Kamis (31/12/2020) malam. Padahal, terlapor sudah pergi ketika sang istri masih hamil dan tak pulang pulang hingga masa persalinan tiba.

Dalam kurun waktu itu, terlapor tidak pernah memberikan nafkah lahir dan batin. Kini, anak yang dilahirkan oleh istri terlapor sudah berusia delapan bulan. "Sudah pernah kita laporkan kasus penelantaran istri dan penelantaran terhadap anak, Maret 2020 di Polda Sumsel," kata Evan.

Evan mengatakan, terlapor datang akhir tahun lalu karena ingin bertemu dengan anaknya. Ia datang bersama lima anggota keluarga. "Kedatangan mereka ini malam hari dilarang klien kita, tetapi pelaku masih memaksa dan menerobos masuk ke dalam rumah walau sudah di halangi sehingga terjadi keributan dan akhirnya pelaku pergi."

"Atas kejadian ini klien kita tidak terima, apalagi pelaku sudah setahun lebih meninggalkan dan tidak menafkahi tiba tiba muncul lagi," ungkapnya. Sementara, laporan ini diterima di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang unit II dipimpin Ipda Martono dan akan diteruskan ke Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.