Moeldoko: Jangan Lagi Ada Pemahaman Sempit dan Benih Intoleransi di Tengah Pemuda Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, tiga hal yang menjadi substansi Sumpah Pemuda akan selalu kontekstual dan menzaman. Menurut Moeldoko, sampai kapan pun, harus diingat kita bersepakat membangun sebuah ikatan besar ke Indonesia an. Negara besar yang terdiri dari 17 ribu pulau dengan berbagai suku, agama, etnis.

Hal itu disampaikan Moeldoko saat wawancara Refleksi Peringatan Hari Sumpah Pemuda oleh staf komunikasi politik Kantor Staf Presiden RI, Rabu (28/10/2020). "Anak anak muda harus betul betul lebih membangun lagi suatu ikatan," kata Moeldoko. Mantan Panglima TNI ini menyebut, antar pemuda pemudi Tanah Air jangan lagi kita punya pemahaman sempit. Terlebih, benih intoleransi muncul di tengah pemuda.

Karena itu, kata Moeldoko, sungguh sangat menganggu. Meski demikian, ia melihat, anak anak muda meski saling berbeda pendapat, mereka selalu bersatu jika menyangkut bela negara. "Ingat kasus pasukan cyber army kita yang rata rata anak muda. Saat Indonesia diganggu, mereka secara bersama 'menyerang' negara tetangga melalui keahlian di bidang IT," ucap Moeldoko.

"Saya percaya mereka sangat cinta Indonesia," jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.